Indonesia Perkuat Diplomasi Ekonomi dengan Andalusia: Peluang Besar Terbuka untuk Perdagangan dan Investasi


Indonesia terus memperkuat langkah konkret dalam diplomasi ekonomi melalui penguatan hubungan perdagangan dan investasi dengan kawasan Andalusia, Spanyol. Dalam rangkaian trade mission yang berlangsung pada 9–11 Juni 2025, Delegasi Indonesia menggelar sejumlah agenda strategis di dua kota utama, Madrid dan Sevilla, untuk membangun kemitraan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Delegasi dipimpin oleh Duta Besar RI untuk Kerajaan Spanyol, Dr. Muhammad Najib, didampingi Atase Perdagangan KBRI Madrid, serta perwakilan Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) yaitu Bernardino M. Vega, Irman Alvian, dan Alexander Herodidjaja.

Salah satu puncak kegiatan adalah partisipasi Indonesia sebagai mitra utama dalam Asia Club, forum bisnis internasional yang digelar oleh Andalucía TRADE di kota Sevilla. Forum ini merupakan inisiatif strategis Pemerintah Daerah Andalusia untuk menjajaki mitra ekonomi non-tradisional, dengan fokus khusus pada Asia Tenggara.

Sebanyak 22 perusahaan terkemuka Andalusia hadir dalam forum tersebut, mencakup sektor makanan dan minuman, teknologi informasi, energi, pariwisata, logistik, properti, hingga industri aluminium. Forum ini menjadi panggung penting untuk mempromosikan potensi ekonomi Indonesia yang dinamis kepada investor dan pelaku usaha Spanyol yang tengah membidik kawasan ASEAN.

Dalam sambutannya, Dubes Najib menekankan posisi strategis Indonesia sebagai ekonomi terbesar di Asia Tenggara sekaligus pintu masuk menuju pasar ASEAN. “Dengan populasi lebih dari 270 juta jiwa, komitmen terhadap transformasi digital dan ekonomi hijau, serta stabilitas ekonomi makro yang kuat, Indonesia adalah mitra yang siap tumbuh bersama Andalusia. Kami terbuka untuk kolaborasi jangka panjang yang saling menguntungkan,” ujarnya.

Senada dengan itu, Wakil Menteri Ekonomi, Keuangan, dan Dana Eropa Pemerintah Andalusia, Amelia Martínez Sánchez, menyatakan keseriusan Andalusia dalam memperluas jejaring global, dan menilai Indonesia sebagai mitra strategis utama di kawasan ASEAN.

Dalam sesi forum dan diskusi, kedua pihak menjajaki peluang konkret di sektor-sektor prioritas seperti energi terbarukan, teknologi cerdas, produk halal, keuangan digital, dan pengembangan infrastruktur berkelanjutan. Delegasi Indonesia juga menyoroti reformasi pro-bisnis yang tengah dijalankan, serta arah pembangunan nasional menuju Visi Indonesia 2045.

Menurut data Andalucía TRADE, nilai perdagangan antara Andalusia dan Indonesia pada tahun 2024 mencapai €21 juta—menunjukkan ruang pertumbuhan yang masih sangat luas. Forum ini turut diisi dengan pertemuan bisnis-ke-bisnis (B2B) yang diharapkan menjadi awal dari kolaborasi nyata, termasuk aliansi strategis dan pertukaran teknologi.

Sebagai bagian dari misi dagang, delegasi KADIN Indonesia juga mengadakan pertemuan dengan Kantor Dagang Spanyol di Madrid, menghasilkan kesepakatan awal untuk penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) yang dijadwalkan berlangsung saat kunjungan delegasi Spanyol ke Indonesia pada Juli 2025.

Langkah ini mencerminkan komitmen Indonesia untuk memperluas jejaring mitra ekonomi di Eropa, serta memperkuat fondasi kerja sama yang tidak hanya berbasis nilai perdagangan, tetapi juga visi bersama untuk pertumbuhan inklusif dan berkelanjutan.

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak